Baznas Ngawi Dorong Transformasi Santri Jadi SDM Unggul, Fondasi Kuat Indonesia Emas 2045
Baznas Ngawi: Di tengah hiruk-pikuk perayaan Hari Santri Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi meluncurkan program beasiswa khusus santri berprestasi dari keluarga dhuafa, sebagai katalisator transformasi pendidikan pesantren menuju visi Indonesia Emas 2045. Inisiatif ini, , tak hanya membuka akses kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) favorit, tapi juga membekali santri dengan keterampilan digital dan ekonomi syariah untuk bersaing di era bonus demografi.
Ketua Baznas Ngawi, Samsul Hadi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian pihak untuk mencetak santri unggul secara nasional. “Santri bukan lagi penjaga tradisi semata, tapi pemimpin masa depan yang menggabungkan ilmu agama dengan inovasi teknologi. Melalui beasiswa santri, kami ubah mustahik menjadi muzakki dalam delapan tahun, fondasi kuat untuk Indonesia Emas,” ujar Samsul saat membuka Seminar “Santri Ngawi Bertransformasi:, Selasa (21/10/2025).
Data Baznas Ngawi mencatat, sepanjang 2024, program serupa telah menyalurkan bantuan kepada 150 santri, di mana 70 persen lolos SNBP dan SNBT ke PTN seperti UGM dan ITB. Pada 2025, target diperluas dengan kolaborasi Kemenag Ngawi.
Transformasi ini diperkaya dengan program ekoteologi, di mana santri diajak menanam 1.000 pohon di pesantren sebagai bentuk jihad lingkungan. “Kami sinergi dengan Pemkab Ngawi, Kemenag Ngawi, dan PCNU untuk program ini, mengajarkan santri bahwa pelestarian alam adalah ibadah moderat. Hasilnya, santri kini tak hanya hafal Al-Qur’an, tapi juga coding untuk aplikasi wakaf digital,” tambah Samsul.
Dukungan pemerintah melalui Peta Jalan Zakat Nasional semakin mengukuhkan peran Baznas Ngawi. “Santri Ngawi adalah aset bangsa. Dengan Baznas Ngawi sebagai jembatan, visi Indonesia Emas 2045 bukan utopia, tapi realitas dari sawah ke kampus,” tegasnya.
Inisiatif Baznas Ngawi menjadi pengingat bahwa perjuangan santri—dari Resolusi Jihad 1945 hingga jihad ekonomi hari ini—terus hidup. Dengan zakat sebagai senjata utama, santri Ngawi siap memimpin transformasi, membangun negeri yang adil, makmur, dan berakhlak mulia.(bzs.shi)
