Sinergi BAZNAS dan Korwil Pendidikan Widodaren Gelar Khitan Massal Gratis di Momentum Libur Sekolah

Baznas Ngawi: Memanfaatkan momen liburan sekolah akhir tahun, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi berkolaborasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Widodaren menyelenggarakan kegiatan khitan massal gratis. Acara yang bertempat di Aula Korwil Kecamatan Widodaren ini diikuti puluhan anak dari keluarga kurang mampu, dengan dukungan tenaga medis dari Puskesmas Walikukun.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata program “Ngawi Sehat” BAZNAS Ngawi yang rutin digelar untuk meringankan beban masyarakat, sekaligus menjalankan sunnah khitan dengan aman dan profesional. Para peserta, yang mayoritas siswa sekolah dasar, tampak antusias meski sempat grogi sebelum prosedur dimulai. Sebelum pelaksanaan, acara diawali dengan doa bersama dan hiburan untuk menciptakan suasana rileks.

Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS Ngawi Dr. Samsul Hadi, S.HI., M.Pd.I., yang menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menebar manfaat zakat. “Kegiatan seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan anak-anak, tapi juga mempererat kolaborasi kami dengan dunia pendidikan dan pemerintahan kecamatan,” ujar Samsul Hadi.
Selain itu, Camat Widodaren Ardyansyah, S.STP., M.H., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kapolsek Widodaren, dan Danramil setempat juga hadir memberikan dukungan moral. Kepala Korwil Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Widodaren, Suwardi, S.Pd., M.Pd., menyambut baik inisiatif ini. “Libur sekolah menjadi waktu ideal untuk kegiatan positif seperti ini, sehingga anak-anak bisa pulih sebelum kembali belajar,” katanya.
Pelaksanaan khitan dilakukan oleh tim medis Puskesmas Walikukun yang dipimpin dokter ahli, didukung perawat profesional. Ketua Panitia dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI), Nabawi, S.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme peserta. “Alhamdulillah, puluhan anak berhasil dikhitan dengan lancar, dan orang tua mereka sangat terbantu karena gratis,” tambahnya.
Kegiatan serupa sebelumnya telah rutin digelar BAZNAS Ngawi di berbagai kecamatan, termasuk sebagai bagian dari peringatan HUT BAZNAS atau momen keagamaan. Harapannya, program ini terus berlanjut untuk menciptakan generasi sehat dan religius di Kabupaten Ngawi.

Dengan kolaborasi lintas sektor seperti ini, BAZNAS Ngawi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan seperti Widodaren.(bzs.shi)

Baznas Ngawi: Dalam upaya memperkuat pertahanan kesehatan masyarakat Jawa Timur, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi berkolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah (Pemkab) Ngawi dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Bertempat di Kurnia Convention Hall Ngawi, kedua belah pihak menggelar rapat koordinasi penyusunan program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi, dengan fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat rentan.
Dinkes Ngawi, dr. Retno membagikan data terkini yang menggembirakan sekaligus mengkhawatirkan: tingkat deteksi TBC di kabupaten ini mencapai 85 persen, namun masih ada celah di kalangan pekerja migran dan keluarga miskin. “Hari ini, kami menyusun roadmap bersama, termasuk pelatihan kader posyandu berbasis ZISWAF dan kampanye edukasi digital. Target kami: nol kematian TBC di Ngawi pada 2027,” tegasnya, sembari mengapresiasi kontribusi Baznas yang telah mendanai obat TBC.
Baznas Ngawi: Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (BAZNAS) Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan SMK Kesehatan Bakti Indonesia Medika (BIM) Ngawi menggelar layanan pengobatan gratis bagi masyarakat dhuafa di Desa Kartohadjo, Kecamatan Ngawi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian sosial, tetapi juga mengedepankan semangat gotong royong untuk meningkatkan akses kesehatan bagi warga kurang mampu.
Pimpinan BAZNAS Ngawi beserta pelaksana program juga hadir penuh, memastikan kelancaran operasional kegiatan. Sementara itu, Kepala Desa Kartohadjo, Suwarjono menyambut hangat inisiatif ini. “Desa kami mayoritas petani dan buruh tani yang akses layanannya terbatas. Pengobatan gratis ini sangat berarti, terutama di masa pasca-pandemi di mana biaya hidup semakin tinggi. Terima kasih kepada BAZNAS Ngawi dan SMK BIM Ngawi yang telah memilih desa kami sebagai lokasi,” kata Budi Santoso.
Wakil Kepala SMK Kesehatan BIM Ngawi, Budi Siswanto Purnomo, S.Pd menekankan nilai edukatif dari acara ini. “Selain memberikan pengobatan, kami juga menyisipkan sosialisasi pencegahan penyakit tropis yang sering menyerang warga pedesaan. Siswa-siswi kami belajar langsung bagaimana melayani dengan empati, sejalan dengan visi sekolah kami membentuk tenaga kesehatan yang humanis,” tambahnya.


Baznas Ngawi: Di tengah semangat kebersamaan yang membara, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 menjadi momen inspiratif bagi generasi muda Ngawi. Bertempat di Kantor Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ngawi berkolaborasi dengan Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si, menyalurkan bantuan biaya pendidikan dan program pencegahan stunting kepada puluhan warga setempat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian sosial, tapi juga panggilan bagi pemuda untuk terus berjuang mewujudkan cita-cita bangsa seperti yang dirintis para pendiri Sumpah Pemuda 97 tahun silam.
Sementara itu, Ibu Wulan, penerima bantuan anti-stunting untuk anaknya yang berusia 2 tahun, berbagi kisahnya. “Anak saya sering rewel karena kurang gizi. Paket dari BAZNAS ini seperti berkah, plus edukasinya bikin saya paham cara beri makan sehat. Terima kasih Pak Wabup dan BAZNAS, ini bantu kami bangun generasi sehat,” katanya dengan mata berkaca-kaca.










