BAZNAS RI dan BAZNAS Ngawi Serahkan Bantuan RTLH kepada Mbah Suliyem, Lansia Sebatang Kara di Desa Gembol

Baznas Ngawi: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Ngawi menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Mbah Suliyem (78), seorang lansia yang hidup sebatang kara di Desa Gembol RT 001 RW 011, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pimpinan BAZNAS Ngawi, Mukti Wibowo, S.E., MM, di tengah kehadiran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karanganyar serta perangkat Desa Gembol.
Bantuan senilai puluhan juta rupiah ini dialokasikan untuk renovasi total rumah Mbah Suliyem yang selama ini dalam kondisi memprihatinkan: atap bocor, dinding retak parah, serta lantai tanah yang rawan banjir saat musim hujan. Rumah sederhana itu menjadi satu-satunya tempat berteduh bagi Mbah Suliyem setelah ditinggal wafat oleh suami dan anak-anaknya bertahun-tahun lalu.

“Saya sudah lama hidup sendirian, tanpa keluarga dekat. Rumah ini sering kebanjiran kalau hujan, tapi Alhamdulillah sekarang ada yang peduli. Terima kasih kepada BAZNAS,” ungkap Mbah Suliyem dengan mata berkaca-kaca saat menerima bantuan, Rabu (18/12).
Mukti Wibowo, S.E., MM, selaku Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ngawi yang menyerahkan bantuan, menyatakan bahwa Mbah Suliyem termasuk prioritas penerima karena termasuk dalam kategori mustahik yang sangat layak. “Kami melakukan survei mendalam dan memastikan bantuan ini tepat sasaran. Mbah Suliyem hidup sebatang kara dengan kondisi ekonomi minim, hanya bergantung pada bantuan tetangga dan program sosial desa. Program RTLH ini bagian dari komitmen BAZNAS RI dan daerah untuk mengentaskan kemiskinan, khususnya bagi lansia rentan,” ujar Mukti Wibowo.
Acara penyerahan juga dihadiri unsur Forkopimcam Karanganyar serta perangkat Desa Gembol yang turut menyaksikan proses simbolis. Proses renovasi dijadwalkan segera dimulai dan ditargetkan rampung dalam waktu singkat, dengan pengawasan ketat untuk menjamin kualitas bangunan yang layak dan tahan lama.
Kepala Desa Gembol mengapresiasi inisiatif BAZNAS, menyebutnya sebagai bentuk gotong royong nyata. “Mbah Suliyem adalah warga kami yang paling membutuhkan. Dengan rumah baru, beliau bisa menjalani hari tua dengan lebih tenang,” katanya.
Program RTLH BAZNAS Ngawi tahun ini telah menjangkau puluhan rumah di berbagai kecamatan, sebagai bagian dari upaya nasional mengurangi angka rumah tidak layak huni di pedesaan. BAZNAS mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung program serupa. (shi.bzs)
