BAZNAS Ngawi Beri Harapan Baru bagi Hartini: Bantuan Kaki Palsu di Hari Pahlawan 2025, Kisah Ketabahan Warga Desa Begal yang Menginspirasi
Baznas Ngawi: Di tengah semangat memperingati Hari Pahlawan 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi menghadirkan momen penuh haru dan inspirasi. Seorang warga sederhana bernama Hartini, 52 tahun, asal RT 03 RW 02 Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, menerima bantuan kaki palsu gratis yang tak hanya mengembalikan langkahnya, tapi juga membangkitkan semangat juangnya layaknya para pahlawan bangsa.
Acara penyerahan bantuan ini digelar secara khidmat di Balai Desa Begal pada Senin (10/11) siang, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Indonesia Maju”. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS Ngawi, Samsul Hadi, yang menekankan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata zakat produktif untuk memberdayakan mustahik. “Hari Pahlawan bukan hanya soal mengenang masa lalu, tapi juga membangun pahlawan masa kini. Hartini adalah contoh nyata ketabahan rakyat kecil yang layak kita dukung,” ujar Samsul di hadapan puluhan warga yang hadir.
Hartini, seorang ibu rumah tangga yang kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan kerja dua tahun lalu, selama ini bergantung pada kruk untuk beraktivitas sehari-hari. “Saya hampir putus asa, tak bisa lagi bekerja di sawah atau mengurus anak cucu dengan baik. Tapi hari ini, rasanya seperti mimpi. Kaki palsu ini bukan sekadar alat, tapi sahabat yang mengembalikan harapan saya,” cerita Hartini dengan mata berkaca-kaca, sambil mencoba melangkah pertama kali dengan prostesis baru.
Menurut data BAZNAS Ngawi, program bantuan alat kesehatan seperti kaki palsu ini telah menjangkau puluhan mustahik sepanjang 2025. “Kami fokus pada zakat yang memberdayakan, bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar. Ini sejalan dengan semangat Hari Pahlawan: gotong royong untuk bangkit dari keterpurukan,” tambah Samsul.
Kepala Desa Begal, Suroto, juga turut mengapresiasi inisiatif ini. “Hartini adalah pahlawan desa kami. Dengan bantuan ini, ia bisa kembali produktif, dan ini akan menginspirasi warga lain untuk saling bantu. Semoga zakat dari para muzakki terus mengalir deras,” katanya.Peringatan Hari Pahlawan tahun ini di Ngawi memang sarat makna, di mana berbagai kegiatan seperti ziarah ke makam pahlawan. Namun, kisah Hartini menjadi sorotan utama, mengingatkan bahwa pahlawan sejati ada di sekitar kita—mereka yang bangkit dari cobaan dengan ketabahan.
Bagi masyarakat Ngawi yang ingin berpartisipasi, BAZNAS mengajak untuk menyalurkan zakat melalui rekening resmi atau aplikasi mobile mereka. “Setiap rupiah zakat bisa menjadi kaki bagi yang terjatuh, atau tangan bagi yang lemah,” pesan Samsul.
Dengan langkah baru Hartini, Hari Pahlawan 2025 tak hanya menjadi kenangan, tapi juga panggilan untuk aksi nyata. Semangat juang para pahlawan dulu, kini hidup kembali di Desa Begal.





Baznas Ngawi: Di tengah semangat kebersamaan yang membara, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 menjadi momen inspiratif bagi generasi muda Ngawi. Bertempat di Kantor Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ngawi berkolaborasi dengan Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si, menyalurkan bantuan biaya pendidikan dan program pencegahan stunting kepada puluhan warga setempat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian sosial, tapi juga panggilan bagi pemuda untuk terus berjuang mewujudkan cita-cita bangsa seperti yang dirintis para pendiri Sumpah Pemuda 97 tahun silam.
Sementara itu, Ibu Wulan, penerima bantuan anti-stunting untuk anaknya yang berusia 2 tahun, berbagi kisahnya. “Anak saya sering rewel karena kurang gizi. Paket dari BAZNAS ini seperti berkah, plus edukasinya bikin saya paham cara beri makan sehat. Terima kasih Pak Wabup dan BAZNAS, ini bantu kami bangun generasi sehat,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Baznas Ngawi: Dalam semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi berkolaborasi erat dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ngawi, Panitia HSN 2025, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ngawi, menggelar kegiatan Ekoteologi berupa penanaman 1.000 pohon di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qur’an Besan, Kantor Desa Macanan Kecamatan Jogorogo, dan Kampung Moderasi Beragama di Kecamatan Ngrambe. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko, Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Ngawi Dr. H. Ersyad,M.HI., Ketua BAZNAS Ngawi Samsul Hadi,S.HI., M.Pd., Ketua FKUB Ngawi, serta Ketua PCNU Ngawi dan Ketua Panitia HSN 2025 Angga Putra.
Ratusan warga dan pelajar dari sekitar Jogorogo dan Ngrambe ikut berpartisipasi, menciptakan suasana gotong royong yang hangat. “Saya senang bisa menanam pohon di ponpes ini. Ini ajarkan kami santri bahwa menjaga alam sama dengan shalat,” ungkap salah seorang santri Ponpes Al Qur’an Beran.
Baznas Ngawi_ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan generasi muda melalui program zakat produktif. Pada Kamis (23/10), 37 siswa kelas VII SMP Negeri 3 Ngawi menerima bantuan biaya pendidikan senilai jutaan rupiah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah setempat. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban orang tua siswa, tapi juga membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak kurang mampu.
Bantuan ini mencakup biaya uang Saku, buku pelajaran. Dipilih melalui verifikasi ketat oleh tim UPZ, para penerima manfaat mayoritas berasal dari keluarga petani dan buruh harian yang terdampak fluktuasi ekonomi. Eko Yulianto, kepala sekolah yang juga aktif dalam pengelolaan UPZ, menyambut baik inisiatif ini. “Kolaborasi dengan BAZNAS sangat berarti bagi kami. Dengan bantuan ini, absensi siswa meningkat, dan prestasi belajar pun ikut naik. Terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan zakatnya melalui kami,” katanya sambil menyerahkan dokumen simbolis kepada perwakilan siswa.
“Inisiatif ini mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, dan zakat bisa menjadi jembatan untuk mewujudkannya. Bagi masyarakat Ngawi yang ingin berpartisipasi, BAZNAS Ngawi siap menampung zakat melalui UPZ terdekat. Siapa tahu, zakat Anda hari ini justru menyalakan lampu harapan bagi generasi mendatang. (shi.bzs)
Baznas Ngawi: Suasana haru dan bahagia menyelimuti Alun-Alun Merdeka Ngawi, saat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi, Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2025, dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Ngawi menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim santri. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan HSN 2025 yang bertema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, menggema semangat perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun kesejahteraan umat.
Bupati Ony Anwar Harsono, yang turut membagikan santunan, memuji inisiatif ini sebagai “jihad baru” santri. “Santri bukan hanya pewaris perjuangan kemerdekaan, tapi juga benteng moral di tengah dinamika teknologi. Dengan santunan ini, kita pastikan anak yatim santri tak kekurangan, agar mereka fokus belajar dan mengabdi. Selamat Hari Santri Nasional 2025! Mari songsong masa depan dengan ilmu, akhlak, dan gotong royong,” pesan Ony di hadapan hadirin.







