BAZNAS Ngawi dan SMK Kesehatan BIM Gelar Pengobatan Gratis untuk Dhuafa di Hari Kesehatan Nasional 2025
Baznas Ngawi: Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (BAZNAS) Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan SMK Kesehatan Bakti Indonesia Medika (BIM) Ngawi menggelar layanan pengobatan gratis bagi masyarakat dhuafa di Desa Kartohadjo, Kecamatan Ngawi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian sosial, tetapi juga mengedepankan semangat gotong royong untuk meningkatkan akses kesehatan bagi warga kurang mampu.
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini dihadiri ratusan warga desa, yang sebagian besar adalah lansia dan keluarga prasejahtera. Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan dasar, konsultasi gizi, serta pembagian obat-obatan gratis. Para siswa dan guru SMK Kesehatan BIM Ngawi turut berperan aktif sebagai pelaksana, dibawah bimbingan tenaga medis profesional, menjadikan kegiatan ini sebagai ajang praktik nyata ilmu pengetahuan mereka.
Ketua BAZNAS Ngawi, Samsul Hadi, yang turut hadir sejak pembukaan acara, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas institusi ini. “Hari Kesehatan Nasional adalah momentum tepat untuk mengingatkan kita bahwa kesehatan adalah hak setiap warga, terutama yang paling rentan. Melalui dana zakat dan infak yang dikelola BAZNAS Ngawi, kami berkomitmen mendukung program seperti ini agar masyarakat dhuafa tidak lagi terbebani biaya pengobatan,” ujar Samsul Hadi di sela-sela kunjungan ke tenda pemeriksaan.
Pimpinan BAZNAS Ngawi beserta pelaksana program juga hadir penuh, memastikan kelancaran operasional kegiatan. Sementara itu, Kepala Desa Kartohadjo, Suwarjono menyambut hangat inisiatif ini. “Desa kami mayoritas petani dan buruh tani yang akses layanannya terbatas. Pengobatan gratis ini sangat berarti, terutama di masa pasca-pandemi di mana biaya hidup semakin tinggi. Terima kasih kepada BAZNAS Ngawi dan SMK BIM Ngawi yang telah memilih desa kami sebagai lokasi,” kata Budi Santoso.
Wakil Kepala SMK Kesehatan BIM Ngawi, Budi Siswanto Purnomo, S.Pd menekankan nilai edukatif dari acara ini. “Selain memberikan pengobatan, kami juga menyisipkan sosialisasi pencegahan penyakit tropis yang sering menyerang warga pedesaan. Siswa-siswi kami belajar langsung bagaimana melayani dengan empati, sejalan dengan visi sekolah kami membentuk tenaga kesehatan yang humanis,” tambahnya.
Kegiatan ini berlangsung khidmat hingga sore hari, setidaknya 250 warga telah menerima layanan, dengan target mencapai 300 orang. Inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi program serupa di desa-desa lain di Kabupaten Ngawi, memperkuat jaringan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi BAZNAS Ngawi dan SMK Kesehatan BIM tidak hanya menyentuh aspek fisik, tapi juga membangun harapan baru bagi dhuafa. Di Hari Kesehatan Nasional ini, pesan utamanya jelas: kesehatan untuk semua, tanpa terkecuali.(bsz.shi)

Baznas Ngawi: Di tengah semangat kebersamaan yang membara, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 menjadi momen inspiratif bagi generasi muda Ngawi. Bertempat di Kantor Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ngawi berkolaborasi dengan Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si, menyalurkan bantuan biaya pendidikan dan program pencegahan stunting kepada puluhan warga setempat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kepedulian sosial, tapi juga panggilan bagi pemuda untuk terus berjuang mewujudkan cita-cita bangsa seperti yang dirintis para pendiri Sumpah Pemuda 97 tahun silam.
Sementara itu, Ibu Wulan, penerima bantuan anti-stunting untuk anaknya yang berusia 2 tahun, berbagi kisahnya. “Anak saya sering rewel karena kurang gizi. Paket dari BAZNAS ini seperti berkah, plus edukasinya bikin saya paham cara beri makan sehat. Terima kasih Pak Wabup dan BAZNAS, ini bantu kami bangun generasi sehat,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Baznas Ngawi: Dalam semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi berkolaborasi erat dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ngawi, Panitia HSN 2025, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ngawi, menggelar kegiatan Ekoteologi berupa penanaman 1.000 pohon di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qur’an Besan, Kantor Desa Macanan Kecamatan Jogorogo, dan Kampung Moderasi Beragama di Kecamatan Ngrambe. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko, Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Ngawi Dr. H. Ersyad,M.HI., Ketua BAZNAS Ngawi Samsul Hadi,S.HI., M.Pd., Ketua FKUB Ngawi, serta Ketua PCNU Ngawi dan Ketua Panitia HSN 2025 Angga Putra.
Ratusan warga dan pelajar dari sekitar Jogorogo dan Ngrambe ikut berpartisipasi, menciptakan suasana gotong royong yang hangat. “Saya senang bisa menanam pohon di ponpes ini. Ini ajarkan kami santri bahwa menjaga alam sama dengan shalat,” ungkap salah seorang santri Ponpes Al Qur’an Beran.
Baznas Ngawi: Suasana haru dan bahagia menyelimuti Alun-Alun Merdeka Ngawi, saat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi, Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2025, dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Ngawi menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim santri. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan HSN 2025 yang bertema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, menggema semangat perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun kesejahteraan umat.
Bupati Ony Anwar Harsono, yang turut membagikan santunan, memuji inisiatif ini sebagai “jihad baru” santri. “Santri bukan hanya pewaris perjuangan kemerdekaan, tapi juga benteng moral di tengah dinamika teknologi. Dengan santunan ini, kita pastikan anak yatim santri tak kekurangan, agar mereka fokus belajar dan mengabdi. Selamat Hari Santri Nasional 2025! Mari songsong masa depan dengan ilmu, akhlak, dan gotong royong,” pesan Ony di hadapan hadirin.
Ngawi_Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia unggulan melalui Program Ngawi Cerdas. Kali ini, bantuan pendidikan diberikan kepada Muslimatu Nuril Khamidah, santriwati berprestasi asal Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Sejati, Desa Randusongo, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Nuril, yang menjadi delegasi Provinsi Jawa Timur, berhasil meraih medali emas dalam Lomba Membaca Kitab (MQK) Tingkat Nasional-Asia Tenggara Marhalah Wustha Bidang Tafsir (Tafsir al-Jalalayn) di Ponpes As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Baznas Ngawi: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi meraih penghargaan bergengsi Radar Madiun Award 2025 kategori Public Sector Excellent. Prestasi ini diberikan atas peran strategis BAZNAS Ngawi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Penyerahan penghargaan berlangsung meriah di Grand Bima Ballroom, Aston Madiun Hotel & Conference Center, Jalan Mayjen Sungkono No. 41, Kota Madiun, Jumat (26/9) malam.



Ngawi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Kasmi, warga Dusun Tambakselo Timur, Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Ngawi, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta sinergi dengan Kwartir Cabang Pramuka Ngawi dalam kegiatan Perkemahan Wirakarya Jawa Timur, dan BPBD Ngawi.


